Oh Tuan... perasaanmu seperti teka-teki. Bagaimana aku tahu bila kamu tak menggambarkannya terlebih dahulu? Semisal 5 kotak ke kanan, berawalan C lalu berakhiran dengan A atau mungkin 5 kotak menurun, berawalan T lalu berakhiran N, atau apalah bentuknya. Bagaimana aku tahu jika kamu terus menerus diam. Jika kamu tidak mau berbicara dengan mulutmu, berbicaralah lewat matamu. Tolong jangan menatapku kosong... seolah-olah aku tidak ada, seolah-olah aku tidak tampak. Matamu begitu dalam bagaikan laut, membuatku ingin tenggelam di sana. Tapi aku tidak akan tenggelam jika tak diizinkan. Jadi tak perlulah menatapku jika itu hanya pertemuan hampa bagimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar