Minggu, 17 Juli 2016
Senin, 11 Juli 2016
Minggu, 19 Juni 2016
Minggu, 03 April 2016
Minggu, 20 Maret 2016
Hujan Saja
hujan malam ini tau
rintik-rintik menjadi deras
semakin deras dipanggil rindu
lalu menggigil memeluk hujan
di antara dederaian dan celah
aku tidak bisa berteduh
karena aku tidak ingin...
berpura-pura bahagia tanpa hujan
bagaimana bisa?
rintik-rintik menjadi deras
semakin deras dipanggil rindu
lalu menggigil memeluk hujan
di antara dederaian dan celah
aku tidak bisa berteduh
karena aku tidak ingin...
berpura-pura bahagia tanpa hujan
bagaimana bisa?
Senin, 29 Februari 2016
Hilang
Mereka bilang aku dewasa
Kurasa tidak, aku bagaikan anak kecil dihadapanmu
Mereka bilang aku tenang
Kurasa tidak, aku selalu cemas dan mengkhawatirkanmu
Mereka bilang aku pintar
Kurasa tidak, aku bahkan tak tau harus bagaimana terhadapmu
Mereka bilang aku berani
Kurasa tidak, karena untuk menatap matamu saja aku tidak bisa
Mereka bilang aku mandiri
Kurasa tidak, karena sehari pun tanpa kamu di benakku, aku tidak bisa...
Kurasa tidak, aku bagaikan anak kecil dihadapanmu
Mereka bilang aku tenang
Kurasa tidak, aku selalu cemas dan mengkhawatirkanmu
Mereka bilang aku pintar
Kurasa tidak, aku bahkan tak tau harus bagaimana terhadapmu
Mereka bilang aku berani
Kurasa tidak, karena untuk menatap matamu saja aku tidak bisa
Mereka bilang aku mandiri
Kurasa tidak, karena sehari pun tanpa kamu di benakku, aku tidak bisa...
Minggu, 28 Februari 2016
Dan Hujan
aku suka hujan, terlalu suka hujan, sangat menyenangkan jika hujan datang, tapi hujan kali ini berbeda, aku harus berteduh...
Sabtu, 27 Februari 2016
Mata Hujan
hujannya di luar
basahnya di pipi
berdiri dekat hujan memang begitu
hanya bulir-bulir air tapi dingin
dingin karena berselimut hujan
akan sakit jika terus menerus begini
terus menerus berada di tepian
aku akan pergi...
pada payung hangat
atau ruang lapang
berteduh...
dari rasa sakit karena mendingin
dan berteduh dari undangan hujan
basahnya di pipi
berdiri dekat hujan memang begitu
hanya bulir-bulir air tapi dingin
dingin karena berselimut hujan
akan sakit jika terus menerus begini
terus menerus berada di tepian
aku akan pergi...
pada payung hangat
atau ruang lapang
berteduh...
dari rasa sakit karena mendingin
dan berteduh dari undangan hujan
Kamis, 18 Februari 2016
Hujanmu
aku ingin menjadi hujan...
dan jatuh di hatimu
sebanyak-banyaknya
sederas-derasnya
hingga kamu tidak bisa menghindarinya
tapi... hujan seperti itu bisa menyulitkanmu
aku takut membuatmu kedinginan
sungguh aku tak ingin menyakitimu
aku ingin menjadi hujan...
yang jatuhnya di hatimu
sedikit demi sedikit
aku akan menjadi hujan gerimis
yang perlahan-lahan deras
atau yang perlahan-lahan berhenti
sepenuhnya hujan yang kamu butuhkan
jika kamu tidak suka hujan deras dan gerimis
aku akan menjadi hujan embun
menemanimu menyambut pagi
meski matahari akan membakarku
walau pada akhirnya aku harus hilang
aku akan menjadi hujanmu
dan jatuh di hatimu
sebanyak-banyaknya
sederas-derasnya
hingga kamu tidak bisa menghindarinya
tapi... hujan seperti itu bisa menyulitkanmu
aku takut membuatmu kedinginan
sungguh aku tak ingin menyakitimu
aku ingin menjadi hujan...
yang jatuhnya di hatimu
sedikit demi sedikit
aku akan menjadi hujan gerimis
yang perlahan-lahan deras
atau yang perlahan-lahan berhenti
sepenuhnya hujan yang kamu butuhkan
jika kamu tidak suka hujan deras dan gerimis
aku akan menjadi hujan embun
menemanimu menyambut pagi
meski matahari akan membakarku
walau pada akhirnya aku harus hilang
aku akan menjadi hujanmu
Angin Sepi
angin berhembus tak berarah
entah mau dibawa kemana hati
bertanya sendiri mungkin terdengar sepi
tapi bertanya tanpa dijawab jauh lebih menyedihkan
dibanding sepi itu sendiri
entah mau dibawa kemana hati
bertanya sendiri mungkin terdengar sepi
tapi bertanya tanpa dijawab jauh lebih menyedihkan
dibanding sepi itu sendiri
Minggu, 14 Februari 2016
Rabu, 10 Februari 2016
Minggu, 07 Februari 2016
Untuk Para Lelaki
Laki-laki harus bersikap tegas. Jika tidak suka, jangan memberi harapan. Apalagi tetap meladeni hanya karena tak mau kehilangan fans? HAHA situ artis?
Untukku?
Aku telah berusaha melupakan, tetapi semakin dilupakan semakin tidak bisa. Lalu mencoba menerimanya saja, membiarkanmu ada di sini. Tanpa sadar aku telah membuka hatiku. Tetapi belakangan ini rasanya takdir begitu kejam menggodaku. Kepergianmu membuatku sesak, tapi sungguh bukan salahmu. Membuat resah sepanjang malam setiap hari. Aku tak ingin kehilangan seseorang, tapi bukan milikku. Tadinya aku mengira menuju tempat paling indah tetapi entah sejak kapan menjadi tempat yang menakutkan. Apakah sama jadinya jika aku yang pergi? Bertanya-tanya pada diri sendri, mempersiapkan diri, menguatkan hati jika perasaan itu tumbuh, aku sudah harus tahu cara mengatasinya agar aku tidak terluka oleh perasaanku sendiri. Pikiranku pun berbicara pada perasaan ini... bahwa jika aku untukmu... pastilah engkau akan kembali untukku kan.
Kau tau apa itu cinta sendirian?
Cinta yang dirasakan seorang saja, bukan dua orang. Bukan berarti itu bukan cinta. Hanya saja ada yang tak berbalas dan berbeda kadar cintanya.
Tapi... perasaan bisa berubah. Jadi lakukan saja yang terbaik, karena esok lusa mungkin akan berubah menjadi cinta dua orang atau mungkin cinta sendirian itu berakhir dengan cinta yang baru, yang lebih berwarna pastinya.
Cinta yang dirasakan seorang saja, bukan dua orang. Bukan berarti itu bukan cinta. Hanya saja ada yang tak berbalas dan berbeda kadar cintanya.
Tapi... perasaan bisa berubah. Jadi lakukan saja yang terbaik, karena esok lusa mungkin akan berubah menjadi cinta dua orang atau mungkin cinta sendirian itu berakhir dengan cinta yang baru, yang lebih berwarna pastinya.
Minggu, 31 Januari 2016
Untukmu
Oh Tuan... perasaanmu seperti teka-teki. Bagaimana aku tahu bila kamu tak menggambarkannya terlebih dahulu? Semisal 5 kotak ke kanan, berawalan C lalu berakhiran dengan A atau mungkin 5 kotak menurun, berawalan T lalu berakhiran N, atau apalah bentuknya. Bagaimana aku tahu jika kamu terus menerus diam. Jika kamu tidak mau berbicara dengan mulutmu, berbicaralah lewat matamu. Tolong jangan menatapku kosong... seolah-olah aku tidak ada, seolah-olah aku tidak tampak. Matamu begitu dalam bagaikan laut, membuatku ingin tenggelam di sana. Tapi aku tidak akan tenggelam jika tak diizinkan. Jadi tak perlulah menatapku jika itu hanya pertemuan hampa bagimu.
Jumat, 29 Januari 2016
Angin
Kau yang hatinya rapuh, jangan pernah jatuh cinta pada Angin. Angin bisa membuatmu jatuh juga terhempas. Angin bahkan pergi kemana pun dia suka. Angin selalu begitu. Saat kau terpesona oleh kelembutan udara yang di bawanya, dia hanya berhembus, dan kembali berhembus entah kemana. Kau tahu kan kau bahkan tidak bisa menyentuh Angin sedikit pun. Kau hanya bisa merasakannya saat kau menutup mata, dalam mimpimu, dan saat kau buka mata yang kau lihat hanyalah dirimu sendiri.
Jika tak cukup kuat, jatuh cintalah pada yang lain saja... atau mungkin, ternyata kau sendiri yang menjadi Anginnya? Angin yang tak pernah di lihat sang mata. Angin yang selalu memperhatikan. Angin yang ingin menghampiri... namun seperti berlari. Angin bingung harus bagaimana. Namun Angin kembali, hanya karena... rindu. Angin selalu begitu. Berharap Tuhan mendengarkan doanya, agar kau bahagia dengan atau tanpa dia.
Jika tak cukup kuat, jatuh cintalah pada yang lain saja... atau mungkin, ternyata kau sendiri yang menjadi Anginnya? Angin yang tak pernah di lihat sang mata. Angin yang selalu memperhatikan. Angin yang ingin menghampiri... namun seperti berlari. Angin bingung harus bagaimana. Namun Angin kembali, hanya karena... rindu. Angin selalu begitu. Berharap Tuhan mendengarkan doanya, agar kau bahagia dengan atau tanpa dia.
Langganan:
Postingan (Atom)
